Kamis, 22 Agustus 2013

TUGAS : The White Campus

The white campus, which also well-known as University of Muhammadiyah Malang is a campus under the  islamic organization of Muhammadiyah. It is the biggest Muhammadiyah campus in the whole east side of Indonesia and was entrusted to become an advisor for the other Muhammadiyah campus. The campus was also rewarded as the best campus for 4 years in a row. So, undoubtly, the white campus is the real university.
The campus has 10 faculties and 44 study programs. I have some good reasons for the commoners why they should choose this university instead of the others. The reasons are :
  1. UMM campus is well-known because of its green environtment, condusive and inspire students to study.
  2. UMM has a lot of facilities and services to improve the students academic skill and non-academic skill.
  3. UMM concerns about strenghtening nationality character for students so they could love their country even more.
  4. UMM has plenty of links in the outer country univesities such as Italy, Spain, Aussie etc.
  5. UMM has been admitted as the best university for 4 years in a row
With all of those reasons. I do hope you guys understand what I’m talking about. This is the real university. This is the best university I’ve ever known. Hail UMM!!

TUGAS : Ilmu Pengetahuan. Dulu dan Sekarang

Ilmu pengetahuan tak pernah bisa lepas dari kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Entah itu hal yan abstrak atau yang konkret, semua itu diatur oleh semacam sistem fungsional yang bernama ilmu pengetahuan. Bagaimana hujan tercipta, awan terbentuk dan air yang menguap. Bagaimana sistem keuangan negara terbentuk, tingkah laku masyarakat dan penyebab gempa bumi. Semua pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan ilmu pengetahuan, entah itu alam ataupun sosial. Maka, ilmu pengetahuan memang menjadi dasar bagi manusia untuk dapat menghadapi berbagai macam fenomena alam.

Ilmu pengetahuan, seiring dengan perkembangan zaman juga mengalami kemajuan yang signifikan. Manusia sebagai pelaku utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tak pernah puas dengan macam-macam penemuan dan selalu ingin tahu. Rasa ingin tahu yang besar dari manusia tersebutlah yang menjadi faktor utama perkembangan ilmu pengetahuan.


Jumat, 16 Agustus 2013

17 Agustus ....


Hari ini, 17 Agustus 2013, seluruh pelosok negeri merayakan hari kemerdekaan bangsa kita yang memasuki usia ke 68. DIRGAHAYU INDONESIA 68. MERDEKA!!

Yeah. Sekali lagi, aku nggak memiliki alasan untuk tidak bangga menjadi bagian dari suatu bangsa yang besar, bangsa Indonesia. Yang dikenal luas di seluruh dunia karena tekad baja dan keberanian berlapis yang akhirnya membebaskan kita dari para penjajah. Kemerdekaan yang kita raih melalui jalan perjuangan ini telah menumpahkan banyak darah, keringat dan air mata bagi mereka yang ikut berjuang. Mereka, para pahlawan, tidak mati sia-sia.


Senin, 29 Juli 2013

Anything I Could Say

Padat. Itulah kata yang tepat untuk mendeskripsikan jadwal kegiatanku selama beberapa bulan ke depan. Bagaimana tidak, aku harus berkali-kali pulang-pergi Surabaya-Malang untuk memenuhi panggilan dari pihak kampus terkait acara-acara pra-kuliah yang diadakan. Ya, belum masuk kuliah intensif saja sudah sepadat ini, bagaimana nanti?

Untuk daftar ulang kemarin pada tanggal 25, aku harus menginap di Malang selama lima hari karena suasana daftar ulang yang terlampau ramai mahasiswa baru. Aku bahkan harus beberapa kali balik ke kampus untuk memenuhi persyaratan yang diberikan. Itu hanya awal. Masih banyak kegiatan lain yang menunggu di depan sana. Ada jadwal bimbingan teknologi perpustakaan tanggal 1 Agustus, lalu tanggal 19-24 adalah pelatihan APLINET atau Aplikasi Internet dan Teknologi, aku kebagian jadwal jam ketujuh alias jam malam. Acara itu dimulai setelah maghrib dan kelar usai isyak. Esoknya, tanggal 25, adalah screening mahasiswa FISIP, fakultasku, di kantor BEM FISIP di Student Center. Sebelum screening itu, aku harus meresensi satu dari tiga pilihan buku yang tersedia untuk dipresentasikan pada saat screening. Dan ironisnya, sampai detik aku menulis entri ini, buku yang aku cari tidak ada.

Jumat, 19 Juli 2013

It Really Came True

Harapanku untuk bisa berkuliah tahun ini alhamdulillah telah terpenuhi. My dream came true :)
Aku dinyatakan diterima di Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 18 Juli kemarin setelah mengikuti tes masuk tiga hari sebelumnya di Malang. Perjuanganku terbayar tuntas dengan hasil yang sangat memuaskan. Aku percaya, usaha tidak akan mengkhianati .

Sebenarnya, aku sempat nervous ketika hari mulai memasuki tanggal 18. Pagi-pagi benar aku sudah menyalakan laptop dan membuka situs UMM walau pulsa modem lagi seret, namun aku nggak menemukan apa yang aku cari. Lalu aku bertanya pada Mas Dimas, seorang teman yang baru aku kenal saat tes di Malang, bagaimana caranya untuk melihat hasil tes, namun dia tak membalas. Akhirnya, untuk membuang rasa deg-degan aku bermain PS sampai sekiranya aku merasa tenang lagi .


Sabtu, 13 Juli 2013

Han's Philosophy

Han adalah salah seorang tokoh di serial film Fast & Furious yang mendunia itu. Ia adalah salah satu anggota gengnya Dominic Toretto alias Dom. Identitas tokoh yang satu ini benar-benar nggak jelas. Ia dimainkan oleh seorang aktor bernama Sung Kang yang berdarah Korea-Amerika, dan nama Han sendiri berciri ke-Jepang-an atau Cina, namun anehnya, tokoh Han ini nggak pernah tinggal di Jepang. Ia adalah seorang nomaden, orang yang berpindah-pindah tempat tinggal dan jarang menetap di suatu tempat dalam waktu yang lama. Dan dalam keseluruhan cerita Fast & Furious kecuali Tokyo Drift, Han mengaku Jepang adalah tujuan terakhirnya yang berarti ia belum pernah ke Jepang -_-

Menurut Giselle Yashar, tokoh lainnya di F&F, rekan setim di geng Dom dan pacar Han ini, Han dulunya adalah seorang perokok berat yang kini sedang belajar untuk pensiun dari rokok. Terlihat dari tangan dan mulut Han yang nggak bisa diam, selalu melakukan sesuatu.

Jumat, 12 Juli 2013

Selalu Ada Jalan

Aku menulis entri ini tepat setelah membaca salah satu konten di blog salah seorang teman. Cukup menyedihkan, dan ada sedikit goresan dihatiku ketika membacanya. Namun, aku nggak kesal, atau marah, ataupun membalas isi blognya dengan kecaman atau hasutan. Malah sebaliknya, aku ingin memberitahu temanku itu sesuatu. Sesuatu yang mungkin seharusnya ia perhatikan dan renungkan kalau ia ada waktu untuk membaca entriku ini .

Aku sama seperti dia. Dilahirkan bukan dari keluarga kaya raya, melainkan keluarga yang biasa saja, sederhana saja. Aku nggak memiliki garis keturunan khusus, malah, aku memiliki darah dari banyak ras dan agama. Orang tua ayahku adalah kristiani, kakek berasal dari Manado, seorang polisi yang ditugaskan di pulau Jawa sehingga bertemu dengan nenek yang merupakan orang Jogjakarta .
Sedangkan dari pihak ibu, lebih banyak lagi. Kakek memiliki darah Cina dan Aceh, dan bahkan dapat berbicara bahasa Mandarin. Sedangkan nenek adalah orang Jawa, mereka semua Islam .